Mengeja tiga nama tanpa jeda.
Lidahku kelu, akalku terus berseru,
Pun hati tak henti menderu.
Aku terhimpit tiga jiwa.
Erat, enggan terlepas.
Jiwaku mendengus, lelah.
Waktuku terampas.
Tiga jiwa, tiga rasa.
Aku menyerah, tersipu manja.
Sudut jiwaku mulai bersua.
Nampaknya bukan cinta yang mereka bawa.
Panti, 15 Oktober 2011
Samsi Arpanurhi
Samsi Arpanurhi
No comments:
Post a Comment