Monday, March 5, 2012

Just Dreaming

             Aku kembali bertemu malam. Kebiasaanku tetap sama, masih saja mengenangmu di sana yang entah. Remang kian membungkam pikiran, menyeretnya menjelajah disket memori yang penuh dengan sosokmu di dalamnya. Mungkin aku memang belum benar-benar menghapusnya, hingga sampai malam ini histori itu masih saja mendominasi. Aku terseret jauh, semakin jauh, lalu tersungkur. Disket itu terputar perlahan. Aku sangsi malam jenuh bertemu denganku. Meski faktanya, aku sengaja membuat malam terus mengulum memori tentangmu. Mengamatimu dari jauh, mengintai gerak gerikmu pelan-pelan, merangkul jiwamu melalui dunia yang  sendu. Dan itu adalah duniaku tanpa kamu, hanya di huni setumpuk angan. Sepertinya malam mulai menggerutu, mencerca melaui hembusan angin, dan semua itu tertuju padaku. Sebelum malam ganti mengutuk, kupercepat historimu agar disket itu segera berhenti berputar. Lalu kupejamkan mata dan kusambut pagi seolah malam datang hanya dalam mimpi. Lantas semua tentangmu kembali tak berarti, meski tak ayal semuanya tersimpan rapat-rapat dalam hati. 



*5/3/12*
Edisi memanjakan insomnia ^_^ 

No comments:

Post a Comment