Tuesday, June 7, 2011

Bahagia Tanpamu

Banyak yang hadir dalam hidupku. Tapi hanya kamu yang bertahan dalam hatiku. Sedikit kenangan tentangmu. Tapi sedikit pun nggak mengurangi bayangmu. Tapi, lagi-lagi tapi. Tapi itu dulu. Sekarang?? Kamu nggak lagi terdefinisi seperti itu.

Ah sudahlah. Sesering apapun bayangmu hadir dalam pikirku, nyatanya aku nggak lagi bersamamu. Selalu ada celah untukmu...sekedar hadir, lantas mengecohku. Terlalu kejam jika aku menyambut pahit bayangmu. Karena sebenarnya semua nggak sepahit itu. Hanya saja aku terlalu eneg merasakan manis, hingga akhirnya aku nggak bisa merasakan seperti apa manis yang sesungguhnya.

Jika ada yang bilang aku terlalu mengharapmu, itu nggak tepat. Jika ada ungkapan bahwa aku terpuruk tanpamu, itu salah besar. Karena sejak kamu memilih jalan hidupmu, sejak saat itu juga ada janji yang tertancap dalam hatiku ”aku akan bahagia walau nggak bersamamu”. Kamu hanya sampah baru yang harus terbuang dari relung hatiku. Memang, kamu telah terselip dalam hidupku, tapi nggak dalam hatiku. Lenyap! Bayangmu melebur bersamaan dengan kehadiranmu.

Jika harap nggak lagi sama dengan nyata, jangan salahkan rasa.
Jika cinta nggak lagi terbalas, maka tegaslah.
Karena hati nggak pantas disiksa.
Begitu juga dengan rasa.
Karena rasa adalah karunia.
Dan tegaslah untuk mengistimewakannya.


*buat seseorang yg request notes ini...ahhh nggak perlulah kusebut siapa namanya "semoga kamu tegar bertahan. Tuhan selalu bersamamu kawan"


Jember,21 Maret 2011
Samsi Arpanurhi

Dedicated to CRES

*April 2010
Guys, please remember about the time!
Almost all vote me.
But ever you thought?
I worry to be what you want.
Well, through my restrictiveness, I try to give my spirit for you all, there.
As well as I can, but it's not enough to make you all satisfied.
So sorry! I needn't explain more.
All of you know why!
Sorry. That's all my best that i given.
Thanks for a chance that given to me.
I never regret being as like you want ^_^


*April 2011
Now, it's time to move.
Please remember!
I believe, all of you can stay here.
Just try...you can do more than before.
We make a strong relationship between others.
I'm proud to know you all, guys!

Long Life CRES!
Never ending, always see in front.
Behind as a mirror of our next steps.
We have to know...we are here for us.
We must know...here our home's.
Everything in our mind, we hold out this way together.
Long Life CRES ^_^


Panti, April 1, 2011
Samsi_heart light_CRES

Magicmu bukan Tuhan

Hatiku untukmu.
Seharusnya kau tak perlu ragu.
Kuberi cinta untukmu.
Dan hanya Allah yang tahu sebesar apa cinta itu.
Kurelakan hatiku kau sentuh, kau balut, kau rawat.
Sedikit pun tak terlintas kecewa dalam benakku.
Tulang belulang cintaku luruh dalam syahdu asmaramu.
Begitulah cara Allah menautkan hatiku dengan hatimu.

Namun, itu dulu.
Sewaktu kau tulus menyanjungku.
Sangat dulu, sewaktu kepolosanmu memukau batinku.
Kini dengan alasan yang entah.
Sengaja kau ganti kepolosan itu dengan magicmu.
Kecewaku kini tak terkendali.
Hatiku perih, getir tak henti menghampiri.
Sungguh, hatiku tak lagi berpihak padamu.

Tahukah kau?
Rasa itu telah hanyut bersama aliran magicmu.
Allahu Akbar...Dialah yang mengizinkanku menepi.
Hingga hatiku mampu membangun rasa baru.
InsyaAllah jauh dari magicmu.
Maaf jika semua tak sejalan dengan inginmu.

Seharusnya kau tahu!
Cinta ini bisa hadir dan pergi.
Semua tak lepas dari kebesaran-Nya, keadilan-Nya, kuasa-Nya.
Dan harusnya kau ingat.
Allah tetap yang Maha Esa.
Karena sesungguhnya, tak ada Tuhan yang pantas disembah selain Allah ta'ala.


*Puisi ini special buat seseorg yg ud mau brbagi kisah denganku di mlm"2 April 2011".  Hehehehe tengkiu tengkiu aku belajar banyak darimu mbak ^_^

Samsi Arpanurhi

Mawar Tak Bertangkai

Jalanan ini tak seperti dulu.
Dulu, kakiku terayun bebas menapaki setiap jengkal jalan ini.
Ayunan tanganku tak bisa menolak tuk mengimbangi langkah kaki.
Mataku tersenyum genit menyaksikan pemandangan sekitar jalan ini.
Bisikan angin pun tak enggan bermelodi di telingaku, seksi.

Tapi kini, semua tampak berbeda.
Jalanan ini tak lagi lega.
Mawar yang seharusnya mekar di atas tangkainya, kini terserak hampir di sepanjang jalan.
Pemandangan tak lagi memancing kegenitan mata, bisikan angin pun terdengar sayup tak bernada.

Andai tangkai itu ada, pastilah mawar kan mekar menawan.
Hiasi pemandangan sekitar jalanan, indahkan dunia dengan warnanya, harumkan indonesia dengan wanginya.
Mawar-mawar tak bertangkai itu bukanlah sampah, tak seharusnya mereka terserak sia-sia.
Adakah tangkai yang luang untuk mereka?
Layaknya makhluk lain yang ingin bahagia, mereka berhak dapat tempat yang mulia.
Cukuplah, jalanan ini sudah cukup melukiskan kisah.
Kisah penguasa yang sedang lupa berbagi tawa.
Kisah penguasa yang seolah menutup mata dari mawar tak bertangkai yang masih terserak sia-sia.


Jember, 10 April 2011
Samsi Arpanurhi

ANGKUH

Telah ku saksikan keangkuhan yang perlahan mengurung kejujuranmu.
Dengan segumpal misteri, kau hadir kembali.
Coba tuk akui rasa yang sebelumnya telah kau pungkiri.
Aku menatapmu, mengeja kata demi kata yang terbentang di matamu.
Hanya keangkuhan yang terbaca.
Raut wajah lukisan rasa itu telah bernanah, aku ragu menyentuhnya.

Sekalipun nantinya paksaanmu selembut sutera, rasa itu terlanjur luka.
Keangkuhanmu kembali terbaca...dan hadirmu tiada guna.
Lenyapkan keangkuhanmu jika kau berniat mengakuinya.
Agar kau tahu, sebesar apa rasa itu pernah menguasaiku, dan setajam apa rasa itu pernah menusukku.
Kini matamu beriku isyarat, keangkuhanmu semakin tersirat, semakin menjerat kejujuran yang sejatinya ingin kau ungkap.

Aaah...Bukankah bagimu cinta harus memiliki.
Tapi nyatanya, kau biarkan rasa bernama cinta itu pergi.
Baiklah, simpan saja keangkuhanmu.
Agar dunia tahu, betapa kejamnya pemikiranmu.
Jika rasa bernama cinta itu sembuh, kan ku biarkan ia melenggang mengecohmu.


*Hemhemhem puisi ini bwt cwek yg ktany lg diombang ambingn ma cwok yg g tegas.Monggo sekecoaken maose bune :)