Friday, September 14, 2012

[poem] Kau Untuk Aku

Katakan saja,
Dalam lugu diam-diam kau memikat.
Jelaskan,
Diantara ria kau pun sempat terbujuk gundah.
Aaah... Lantangkanlah,
Dengan cukup bersamaku 'saja' kau berbahagia, tepiskan gundah.



Aku tak memaksa apa yang kau rasa.
Tak menahan pilihan yang kau simpulkan.
Bahkan jika kau gontai melenggang tanpa kesan,
Menghadang jalanmu pun aku enggan.
Hanya saja, naluri tetap upayakan kau bertahan.
Bertandang dalam hati yang awam, hingga cukup kasihku yang kau genggam.

Dalam setiap detak napas, kubalas slalu genggamanmu.
Tak terlepas, hingga kau rasa slalu kasih sayangku.
Lantas, tak ada lagi yang patut kau akui.
Kecuali, kasih sayangmu mendewasa dalam hatiku tanpa duri.
Akhirnya, atas kehendak Illahi,
Kau dan aku pun saling melengkapi.



Surabaya, 6 September 2012
Samsi Arpanurhi

No comments:

Post a Comment