Thursday, March 24, 2011

Dari Sudut Ini

Dari sudut ini, dia bisa melihat cerahnya langit walau tak secerah hatinya saat ini.
Dia bisa merasakan semilir angin yang perlahan membalut kulit ari, dengan manja menelusupi setiap pori-pori, membuat gerah dihatinya tersapu bersih.
Dia bisa memandangi setiap pepohonan yang berdiri kuat sekali pun angin menerpanya setiap hari.
Walau pepohonan tak jauh lebih kuat dari pertahanannya, dia tetap takjub belajar dari alam terbuka.
Dari sudut ini, dia bisa menikmati hijaunya dedaunan segar, menyegarkan hatinya yang galau akan sebuah keajaiban.
Mendamaikan pandangannya yang bimbang akan indahnya kenyataan, serta meneduhkan batinnya yang sendu akan pesona uniknya kehidupan.
Sudut ini memberinya banyak jawaban dari sebuah pertanyaan.
Memberinya banyak harapan dari sebuah kepastian.
Memberinya banyak kemenangan dalam keterbatasan.
Dari sudut ini, dia mengerti, memahami, mengakui!
Hatinya yang dulu sepi, kini telah pergi.
Pergi dari kehidupannya, berharap takkan pernah kembali.
Sepi itu pergi, dan berganti kasih dari Sang Illahi Robbi.

1 comment:

  1. Rodok bingung pas kate komen hehehe akhire iso komen

    lanjutne wes!!!

    ReplyDelete