Senja kala itu,
Hasratku telusuri 'lagi' jejakmu dalam penat.
Meski teramat berat,
Sedikit pun hasratku enggan menghujat.
Senja kala itu,
Senyumku tergurat,
Sadari hati yang kembali tersekat.

Papuma_Wuluhan_Jember
Jika jejakmu tak layak 'lagi' hadir,
Lantas mengapakah hasratku tentangmu belum juga tersingkir?
Namun, jejakmu memang tak layak 'lagi' hadir.
Jika nantinya hanya membekas sendu,
Dan mengakar hingga damaiku luruh.
Senja kala itu,
Mengoyak naluri,
Dan menikam setiaku pada satu hati.
Senja kala itu,
Kutawan 'lagi' jejakmu di hamparan ilalang gersang.
Agar pesonamu tak lagi berpendar,
Dan hasratku perlahan memudar.
Dalam pekur yang tersembunyi,
Kupulihkan hati dari hasrat memilikimu, lagi.
Surabaya, 13 September 2012
Samsi Arpanurhi
Hasratku telusuri 'lagi' jejakmu dalam penat.
Meski teramat berat,
Sedikit pun hasratku enggan menghujat.
Senja kala itu,
Senyumku tergurat,
Sadari hati yang kembali tersekat.
Papuma_Wuluhan_Jember
Jika jejakmu tak layak 'lagi' hadir,
Lantas mengapakah hasratku tentangmu belum juga tersingkir?
Namun, jejakmu memang tak layak 'lagi' hadir.
Jika nantinya hanya membekas sendu,
Dan mengakar hingga damaiku luruh.
Senja kala itu,
Mengoyak naluri,
Dan menikam setiaku pada satu hati.
Senja kala itu,
Kutawan 'lagi' jejakmu di hamparan ilalang gersang.
Agar pesonamu tak lagi berpendar,
Dan hasratku perlahan memudar.
Dalam pekur yang tersembunyi,
Kupulihkan hati dari hasrat memilikimu, lagi.
Surabaya, 13 September 2012
Samsi Arpanurhi